Buku pertama dari Ika Natassa yang saya baca. Jika dilihat dari judulnya, apa yang Kalian pikirkan tentang isi buku ini? Kumpulan cerpen? Puisi? Prosa? BUKAN!!! Judul buku memang sedikit ‘menipu’, biasanya antologi itu berupa kumpulan cerpen atau sejenisnya, tetapi buku ini justru berisi novel. Ya, novel dengan cerita panjang di dalamnya. Cerita yang diangkat dalam buku ini tidak jauh dari dunia cinta, lebih khusus lagi tentang friendzone.

Keara, seorang perempuan yang selalu memendam rasa cintanya yang sangat besar kepada Ruly. Semua itu dia lakukan demi menjaga sebuah kata yang sangat berharga, persahabatan. Ruly justru mencintai Denise, sahabatnya juga yang sudah memiliki suami. Pertengkaran dengan suaminya sering menjadikan Ruly sebagai ‘tempat sampah’, hal itu juga yang membuat Ruly tidak bisa menjauhinya. Di lain pihak, Harris yang memiliki  predikat cowok buaya, rela meninggalkan kebiasaan buruknya itu demi satu cewek yang sangat dia cintai, Keara. Harris menjadi makhluk yang lemah jika ia berhadapan dengan Keara. Namun, Harris juga takut untuk menyatakan cintanya tersebut, lagi-lagi demi sesuatu yang sudah kalian tahu tanpa disebutkan lagi. Harris tahu Keara cinta mati sama Ruly. Mereka berempat pernah dipersatukan sebagai sahabat. Hal itulah yang menjadikan semua ini tampak rumit. Hingga ada sebuah kejadian yang membuat jalan hidup mereka bertambah menarik.

Ketika membaca buku ini, Kalian akan menemukan suatu yang baru, unik dan enak untuk dinikmati. Kalian akan di disuguhkan dari sudut pandang masing-masing pelaku. Inilah yang mebuat buku Ika Natassa kali ini berbeda dengan yang lain. Banyak juga dijumpai konflik yang membuat kita terbawa suasana di dalamnya. Akhir dari cerita buku ini sedikit antiklimaks, tetapi sangat menarik mengikuti jalan cerita dari awal. Selamat menikmati sebuah karya yang memang pantas mendapatkan sebuah apresiasi. Happy reading 🙂

Advertisements