Apakah cinta itu seperti burung?

Ya, ia akan membawamu terbang ke mana saja. Membuatmu bisa memandang seluruh isi dunia dengan suka cita. Bahkan, terkadang kau merasa seluruh dunia ini hanya milikmu seorang.

Apa cinta itu menyenangkan seperti musik?

Ya, ia menyenagkan seperti musik. Tetapi cinta sejati akan membuatmu selalu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.

Apakah cinta menakutkan seperti hantu?

Ya, cinta sejati seperti hantu. Semua orang membicarakannya tetapi sedikit sekali yang pernah melihatnya.

Apakah cinta sejati sesejuk air di sungai yang jernih?

Ya, cinta sejati seperti air sungai, sejuk menyenangkan, dan terus mengalir. Mengalir terus ke hilirtidak pernah berhenti. Semakin lama semakin besar karena semakin lama semakin banyak anak sungai yang bertemu. Begitu juga cinta, semakin lama mengalir semakin besar batang kehidupannya.

Apakah ujung sungai ini seperti ujung cinta?

Cinta sejati adalah perjalanan. Cinta sejati tak pernah memiliki tujuan.

Apakah cinta selalu memberi?

Tidak. Karena kau selalu bisa memberi tanpa perlu sedikit pun memiliki perasaan cinta, tetapi kau tidak akan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi.

Dari mana cinta itu datang?

Tidak ada yang tahu. Cinta sejati datang begitu saja, tanpa satu alasan pun yang jelas.

Bagaimana kita tahu itu cinta?

Kau akan tahu ketika ia datang. Tahu begitu saja.Dulu orang-orang menyebutnya cinta pada pandangan pertama. Cinta sejati selalu datang pada saat yang tepat, waktu yang tepat dan tempat yang tepat. Ia tidak pernah tersesat. Cinta sejati selalu datang pada orang-orang yang berharap berjumpa padanya dan tidak pernah berputus asa.

Apakah cinta memerlukan mata untuk melihat?

Tentu tidak.

Apakah kalian setuju dengan hal-hal di atas? Tidak salah  bagi kalian yang menjawab ‘iya’ dan tidak salah juga bagi kalian yang menjawab ‘tidak’. Bila sudah menemukan cinta, maka kamu akan bisa menjawabnya sendiri 🙂

Sumber : Berjuta Rasanya by Tere Liye

Advertisements